Tulisan Pusan Fauzan

Gadis Lampu Merah

Posted by: Pusan Fauzan on: Oktober 28, 2008

Gadis kecil, kenapa kau menangis ?
Dari tadi kuperhatikan kamu menangis terus.
Ada apa gerangan sayang?

Sini sayang, biarkan kakak menggendongmu.
Sini duduk disampingku, kita makan bersama.
Hentikanlah tangismu, aku tak kuat melihatmu begitu


Adik.. apa yang membuatmu menangis?
Siapa yang membuatmu menangis ?
Atau.. kamu sedang merasa kehilangan ya?

Gadis kecilku.. biar kubunuh orang yang menyakitimu
Kamu terlalu kecil… terlalu kecil untuk terbakar matahari seperti itu…

Sudah.. jangan kuatir kakak yang membayar makanan ini.
Kamu tenang saja.. biarpun uang kakak tinggal ini..
Kamu harus tetap hidup dan simpanlah uangmu.
Kalo kakak sih mati kelaparan juga gak papa.. asalkan kamu harus tetap hidup.

Dik.. sini biar kakak usap air matamu.
Nah.. sekarang tersenyumlah pada kakak…
cantik sekali kamu…

Dik.. kakak akan beritahu sesuatu pada kamu.
Nanti.. suatu saat..
Kulitmu yang hitam dan korengan akan jadi putih mulus dan wangi…
Rambutmu yang gimbal dan merah akan jadi hitam dan indah…
Dan bau tubuhmu akan berubah sangat harum…

Doakan kakak dik…
Kakak yakin suatu saat kakak akan bisa sedikit menolong kamu.
Dan takkan kubiarkan kamu menyentuh lampu merah lagi…
Kakak janji..

Tapi.. seandainya nanti kakak gagal…
Jangan kuatir dik…
Tuhan yang akan menolong kamu.

__________________

by Pusan Fauzan

Tinggalkan Balasan