Posted by: Pusan Fauzan on: Oktober 25, 2008
Dari sebuah ruang konsultasi seks muncul pertanyaan yang agak jarang terdengar, yang membuat si terapis seks tersenyum. Pertanyaannya adalah bagaimana agar lelaki yang menjadi pasangan bercinta tidak malu-malu?
Barangkali agak lucu karena hampir tidak ada kasus lelaki malu dalam segala hal, apalagi ketika berdua di ranjang dengan pasangannya. Namun jika demikian adanya, kata Dr Rita Goldman dari portal AskMen, oral seks adalah kunci pembukanya. Jika si perempuan sama-sama malu untuk meminta oral seks dari pasangannya, tidak ada salahnya membuat si lelaki pemalu mendapat jamuan pembuka klasik ini.
Jika ini berhasil mencairkan situasi, selanjutnya adalah menjaga suasana agar setiap kali hendak bercinta, si lelaki tidak gugup. Jika sama-sama menikmati oral seks, kuncinya adalah menjaga penampilan alat kelamin masing-masing agar tidak mengecewakan. Paling tidak dari segi pandangan mata. Ibarat makanan, agak sulit menumbuhkan gairah menyantap jika penampilannya tidak menarik.
Karena itu tidak ada salahnya merapikan bulu rimbun tak beraturan di seputar alat kelamin. Jika sama-sama tampil manis dan wangi, rasa-rasanya keterlaluan kalau si lelaki tetap pemalu.
—————-
sumber : kukang .. member Kapanlagi.com
1 | Pengendigituin
Juni 30, 2009 pada 4:50 am
Iya, betul…
Vegi harus tertata rapi, jangan jember
ogah nyedotnya…
huhuuhhuu…